Kendari – Universitas Muhammadiyah Kendari (Unismuh Kendari) kembali membanggakan Indonesia dengan meraih prestasi gemilang di tingkat nasional. Kali ini, tiga mahasiswa berprestasi dari kampus yang berlokasi di Jalan Sultan Qaimuddin, Kendari, Sulawesi Tenggara, berhasil memenangkan Kompetisi Inovasi Teknologi Nasional (KITN) 2026 yang diselenggarakan di Jakarta pada 15-17 April 2026. Pencapaian luar biasa ini menjadi bukti nyata komitmen Unismuh Kendari dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya berkualitas secara akademik, tetapi juga memiliki daya kreativitas dan inovasi yang tinggi.
Prestasi gemilang ini dicapai oleh tim yang terdiri dari Arif Prasetyo (mahasiswa Program Studi Teknik Informatika semester 6), Siti Nurhaliza (Program Studi Teknik Elektro semester 5), dan Muhammad Rizki Pratama (Program Studi Manajemen Informatika semester 7). Ketiga mahasiswa bersemangat ini berhasil mengalahkan lebih dari 150 tim peserta dari universitas-universitas ternama di Indonesia dengan menghadirkan inovasi bernama “SmartWater IoT System” – sebuah sistem manajemen air pintar berbasis Internet of Things (IoT) yang dirancang khusus untuk mengoptimalkan penggunaan air di daerah dengan cuaca ekstrem.
Latar Belakang Prestasi yang Membanggakan
Unit Event Kampus Universitas Muhammadiyah Kendari, yang menjadi koordinator dalam pendaftaran dan persiapan kompetisi nasional, melaporkan bahwa persiapan tim ini memakan waktu selama enam bulan. Dedikasi luar biasa ditunjukkan oleh ketiga mahasiswa yang secara konsisten meluangkan waktu di laboratorium kampus, berkolaborasi dengan dosen pembimbing, dan terus melakukan penyempurnaan desain produk mereka.
Arif Prasetyo, ketua tim yang berusia 21 tahun, menjelaskan bahwa inspirasi proyek ini datang dari observasi langsung kondisi Kendari yang kerap menghadapi tantangan dalam pengelolaan sumber daya air. “Kami melihat bahwa banyak rumah dan industri kecil di Kendari yang masih menggunakan sistem pengelolaan air yang konvensional dan tidak efisien. Dari sini, kami tergerak untuk menciptakan solusi yang tidak hanya inovatif, tetapi juga dapat diterapkan di level komunitas lokal,” ujar Arif dalam wawancara khusus pada Rabu, 17 April 2026.
Sistem yang mereka kembangkan menggunakan sensor IoT berkualitas tinggi yang terhubung ke platform cloud computing. Sistem ini mampu memonitor penggunaan air secara real-time, memberikan peringatan dini jika terjadi kebocoran, dan memberikan rekomendasi penghematan berdasarkan analisis data penggunaan. Fitur unggulan lainnya adalah integrasi dengan aplikasi mobile yang memudahkan pengguna untuk mengontrol sistem dari mana saja.
Kompetisi Bergengsi di Tingkat Nasional
Kompetisi Inovasi Teknologi Nasional 2026 merupakan salah satu ajang kompetisi terbesar dan paling bergengsi di Indonesia dalam bidang teknologi dan inovasi. Acara ini diikuti oleh mahasiswa terbaik dari berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta di seluruh nusantara. Kriteria penilaian yang ketat mencakup orisinalitas inovasi, potensi komersial, dampak sosial, presentasi, dan kesiapan implementasi.
Dalam fase final kompetisi, tim Unismuh Kendari harus mempresentasikan proyek mereka di hadapan panel juri yang terdiri dari para ahli teknologi terkemuka, investor, dan tokoh industri. Presentasi mereka berhasil mengesankan juri dengan menunjukkan tidak hanya sisi teknis yang solid, tetapi juga pemahaman mendalam tentang kebutuhan pasar dan dampak sosial yang bisa dihasilkan.
Siti Nurhaliza, anggota tim yang menangani aspek teknis hardware, dengan bangga menyatakan, “Ketika nama universitas kami disebut sebagai juara, saya tidak bisa menahan air mata. Semua kerja keras, semua malam yang kami habiskan di lab, semua kritik dan saran dari dosen pembimbing kami – semuanya terbayar pada saat itu. Kami membuktikan bahwa mahasiswa dari Kendari, dari Sulawesi Tenggara, bisa bersaing dengan mahasiswa dari universitas-universitas besar di Jawa.”
Dukungan Penuh dari Institusi Kampus
Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, Prof. Dr. H. Kamri, M.Si., memberikan apresiasi tinggi atas pencapaian spektakuler ini. Dalam keterangan resmi yang diterima redaksi pada 17 April 2026, Prof. Kamri menyampaikan kebanggaannya terhadap tim mahasiswa pemenang.
“Prestasi ini adalah hasil dari dedikasi luar biasa dari ketiga mahasiswa kami, dukungan penuh dari dosen pembimbing, dan komitmen institusi dalam mengembangkan ekosistem inovasi di kampus. Universitas Muhammadiyah Kendari memiliki visi untuk menjadi pusat pengembangan inovasi dan entrepreneurship di kawasan Sulawesi Tenggara. Dengan hasil seperti ini, kami semakin yakin bahwa visi tersebut bukan sekadar mimpi, melainkan realitas yang dapat kami wujudkan,” terang Prof. Kamri dalam siaran pers resmi.
Kepala Unit Event Kampus Universitas Muhammadiyah Kendari, Drs. Suharno, M.Pd., juga menambahkan kontribusinya dalam memfasilitasi persiapan tim. “Unit Event Kampus kami telah mempersiapkan berbagai fasilitas pendukung, mulai dari akses ke laboratorium, konsultasi dengan praktisi industri, hingga bantuan administrasi untuk registrasi kompetisi. Kami percaya bahwa peran institusi adalah mendukung sepenuhnya setiap potensi mahasiswa yang ingin berkontribusi pada tingkat nasional dan internasional,” jelas Suharno dengan antusiasme.
Dosen pembimbing tim, Dr. Ir. Bambang Sutrisno, M.Tech., yang merupakan dosen senior di Program Studi Teknik Informatika, turut mengungkapkan bangganya. “Saya telah mengajar selama 15 tahun, dan tim ini termasuk yang paling disiplin dan berdedikasi. Mereka tidak hanya mengandalkan teori yang kami ajarkan di kelas, tetapi juga sangat aktif mencari referensi terbaru, berkolaborasi dengan industri, dan terus berinovasi. Prestasi mereka adalah inspirasi bagi mahasiswa lain dan tenaga pendidik di universitas ini.”
Dampak dan Manfaat Bagi Ekosistem Kampus
Kemenangan ini tidak hanya memberikan kebanggaan bagi ketiga mahasiswa dan universitas, tetapi juga membawa dampak signifikan bagi ekosistem akademik Unismuh Kendari secara keseluruhan. Unit Event Kampus melaporkan peningkatan signifikan dalam minat mahasiswa untuk mengikuti kompetisi tingkat nasional dan internasional setelah pengumuman prestasi ini.
“Setelah pengumuman kemenangan, kami menerima lebih dari 40 mahasiswa yang ingin mendaftar ke program inkubasi bisnis dan inovasi yang kami selenggarakan. Ini menunjukkan bahwa prestasi tim memberikan inspirasi yang nyata kepada generasi mahasiswa lain untuk bangkit dan menunjukkan potensi mereka,” ungkap Suharno.
Universitas juga telah memberikan reward dan insentif kepada tim pemenang dalam bentuk beasiswa penuh untuk semester berikutnya, pelatihan entrepreneurship gratis, dan kesempatan untuk mempresentasikan proyek mereka di berbagai forum akademik dan industri. Selain itu, pihak kampus juga berkomitmen untuk memfasilitasi proses komersialisasi produk mereka agar bisa sampai ke pasar dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Muhammad Rizki Pratama, anggota tim yang menangani aspek bisnis dan presentasi, mengatakan bahwa mereka sudah menerima beberapa penawaran kerjasama dari perusahaan teknologi terkemuka untuk mengembangkan produk lebih lanjut. “Kami masih fokus menyelesaikan studi, tetapi kami juga sedang mempertimbangkan beberapa penawaran untuk mengembangkan startup berbasis pada inovasi ini. Dorongan dari kampus dan prestasi yang kami raih memberikan kepercayaan diri yang sangat besar,” kata Rizki dengan optimis.
Penghargaan dan Hadiah Kompetisi
Sebagai juara Kompetisi Inovasi Teknologi Nasional 2026, tim dari Unismuh Kendari menerima hadiah utama berupa uang tunai senilai Rp150 juta, sertifikat penghargaan resmi, dan kesempatan untuk mempresentasikan inovasi mereka di berbagai forum nasional dan internasional. Selain itu, produk mereka akan didaftarkan untuk perlindungan hak kekayaan intelektual (HKI) atas nama Universitas Muhammadiyah Kendari.
Hadiah ini tidak hanya bernilai finansial, tetapi juga membuka peluang kolaborasi dengan berbagai institusi terkemuka, investor, dan industri yang tertarik dengan produk mereka. Beberapa media massa nasional juga telah menunjukkan minat untuk meliput kisah sukses tim ini, yang mana akan memberikan eksposur positif bagi universitas di tingkat nasional.
Komitmen Berkelanjutan untuk Inovasi
Keberhasilan ini menunjukkan bahwa Universitas Muhammadiyah Kendari memiliki komitmen kuat untuk mengembangkan budaya inovasi dan entrepreneurship di kalangan mahasiswanya. Unit Event Kampus, sebagai salah satu divisi yang bertanggung jawab dalam hal ini, terus menjalin kerjasama dengan berbagai pihak eksternal, baik dari industri maupun institusi pendidikan lainnya.
“Kami merencanakan untuk meningkatkan frekuensi dan skala kompetisi inovasi internal yang kami selenggarakan, serta membuka lebih banyak kesempatan bagi mahasiswa untuk berinteraksi dengan praktisi industri dan investor. Prestasi tahun ini adalah awal dari momentum yang lebih besar untuk memposisikan Unismuh Kendari sebagai pusat inovasi di kawasan timur Indonesia,” tambah Suharno dengan visi yang jelas.
Kesimpulan
Prestasi yang diraih oleh Arif Prasetyo, Siti Nurhaliza, dan Muhammad Rizki Pratama dari Universitas Muhammadiyah Kendari merupakan bukti nyata bahwa keunggulan akademik dan inovasi tidak hanya milik universitas-universitas besar di Jawa, tetapi juga dapat dihasilkan oleh institusi pendidikan di daerah yang memiliki dedikasi dan dukungan yang kuat.
Kemenangan mereka dalam Kompetisi Inovasi Teknologi Nasional 2026 tidak hanya membawa kehormatan bagi diri mereka sendiri dan keluarga, tetapi juga menginspirasi ribuan mahasiswa lain di Unismuh Kendari untuk terus berinovasi, berkarya, dan berkontribusi pada pembangunan Indonesia yang lebih maju.
Dengan terus mengembangkan ekosistem inovasi yang kondusif, Universitas Muhammadiyah Kendari membuktikan bahwa di tengah tantangan geografis dan sumber daya yang terbatas, tetap dimungkinkan untuk menghasilkan lulusan dan inovasi berkualitas tinggi yang mampu bersaing di tingkat nasional dan internasional. Ke depannya, langkah-langkah progresif seperti ini diharapkan akan menginspirasi lebih banyak institusi pendidikan lainnya untuk mengembangkan talenta muda mereka dengan serius dan penuh dedikasi.
—
Artikel ini ditulis berdasarkan informasi yang diterima dari Universitas Muhammadiyah Kendari pada 17 April 2026.