BEM dan Organisasi Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari Gelar Festival Kreativitas Kampus 2026, Pereratkan Solidaritas Mahasiswa
KENDARI – Universitas Muhammadiyah Kendari, melalui Unit Event Kampus yang berkolaborasi dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan berbagai organisasi mahasiswa, menggelar Festival Kreativitas Kampus 2026 pada hari Sabtu hingga Minggu, 19-20 April 2026. Acara yang berlangsung di area terbuka Kampus A Universitas Muhammadiyah Kendari ini menjadi salah satu momentum terbesar dalam kalender akademik tahunan, menghadirkan lebih dari 40 organisasi mahasiswa dengan beragam aktivitas edukatif, budaya, dan hiburan.
Latar Belakang Penyelenggaraan Acara
Festival Kreativitas Kampus 2026 merupakan inisiatif bersama untuk memberikan wadah apresiasi terhadap kreativitas dan inovasi mahasiswa di lingkungan Universitas Muhammadiyah Kendari. Menurut catatan Unit Event Kampus, acara serupa telah menjadi tradisi tahunan sejak 2023, namun tahun ini menandai ekspansi terbesar dengan melibatkan lebih dari 3.000 peserta, termasuk mahasiswa dari berbagai tingkat akademik, dosen, tenaga kependidikan, serta masyarakat umum dari Kendari.
Ketua BEM Universitas Muhammadiyah Kendari periode 2025-2026, Muhammad Rizki Al-Farabi, menjelaskan bahwa konsep acara tahun ini dirancang untuk merayakan keberagaman bakat dan potensi yang dimiliki mahasiswa. “Kami percaya bahwa setiap mahasiswa memiliki kreativitas unik yang perlu diapresiasi. Festival ini bukan hanya tentang hiburan, tetapi juga tentang membangun ekosistem kampus yang inklusif dan suportif,” ujar Rizki saat diwawancarai pada hari pembukaan acara.
Rangkaian Kegiatan dan Partisipan
Festival Kreativitas Kampus 2026 menampilkan ragam kegiatan yang mencerminkan komitmen mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari terhadap pengembangan diri dan kompetensi. Kegiatan dibagi ke dalam tiga kategori utama: kompetisi akademik, pameran kreatif, dan pertunjukan seni.
Dalam kategori kompetisi akademik, panitia menyiapkan lomba desain grafis, debat bahasa Inggris, kompetisi fotografi, dan hackathon yang melibatkan mahasiswa dari berbagai program studi. Peserta berkompetisi untuk memperebutkan hadiah total senilai lebih dari 50 juta rupiah yang disediakan oleh sponsor internal maupun eksternal.
Adapun kategori pameran kreatif menampilkan karya-karya dari Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS), Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), serta klub dan komunitas yang tersebar di kampus. Pameran ini mencakup hasil riset mahasiswa, produk inovasi entrepreneurship, karya seni, dan instalasi digital. Salah satu yang menjadi daya tarik utama adalah pameran karya desain fashion dari UKM Fashion Design yang menampilkan koleksi busana berkelanjutan dengan material daur ulang.
“Kami merancang koleksi ini sebagai bentuk kontribusi mahasiswa terhadap isu lingkungan. Setiap pakaian yang dipamerkan adalah hasil brainstorming dan proses produksi selama tiga bulan dengan melibatkan lebih dari 20 mahasiswa,” jelas Siti Nurhaliza, Ketua UKM Fashion Design Universitas Muhammadiyah Kendari.
Sementara itu, kategori pertunjukan seni menghadirkan lebih dari 15 grup penampil, mulai dari band musik, paduan suara, tari tradisional, hingga teater modern. Panggung utama yang dibangun di lapangan terbuka kampus menjadi pusat perhatian dengan sistem sound dan lighting profesional yang disediakan khusus untuk acara ini.
Peran Unit Event Kampus dan Koordinasi Organisasi
Unit Event Kampus Universitas Muhammadiyah Kendari, yang dipimpin oleh Drs. Ahmad Syaiful Bahri, M.Si., berperan sebagai koordinator utama dalam memastikan kelancaran festival. Tim yang terdiri dari 25 staf dan mahasiswa praktikan ini bekerja selama tiga bulan sebelumnya untuk merencanakan, mengorganisir, dan mengeksekusi acara dengan standar profesional.
“Proses persiapan festival ini melibatkan koordinasi lintas departemen dan organisasi. Kami harus memastikan bahwa setiap organisasi mahasiswa mendapatkan slot yang adil, fasilitas memadai, dan kesempatan untuk menampilkan potensi mereka,” ungkap Ahmad Syaiful Bahri dalam kesempatan acara pembukaan resmi pada pukul 09.00 WITA.
Dalam aspek logistik, Unit Event Kampus menyediakan tenda-tenda khusus, podium, peralatan audio visual, dan layanan keamanan yang ditempatkan di berbagai titik kampus. Selain itu, panitia juga mempersiapkan area parkir khusus, stand makanan dan minuman, serta toilet portable untuk menunjang kenyamanan pengunjung.
Dukungan Pimpinan Universitas
Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, Prof. Dr. Ir. H. Muhammad Nur Qomaruddin, M.Sc., memberikan sambutan terbuka terhadap inisiatif BEM dan organisasi mahasiswa dalam menyelenggarakan festival ini. Menurut Rektor, acara semacam ini sejalan dengan visi universitas dalam mengembangkan karakter mahasiswa yang kreatif, inovatif, dan berorientasi pada pengabdian masyarakat.
“Universitas Muhammadiyah Kendari sangat mendukung kegiatan yang melibatkan mahasiswa secara aktif dan memberikan mereka kesempatan untuk mengembangkan potensi. Festival ini adalah bukti nyata dari vitalitas dan dinamika kehidupan kampus kita. Saya berharap acara ini terus berkembang dan menjadi ajang pembelajaran serta inspirasi bagi generasi mahasiswa berikutnya,” kata Prof. Dr. Ir. H. Muhammad Nur Qomaruddin dalam sambutannya yang disampaikan pada hari pembukaan festival.
Dukungan pimpinan universitas juga tercermin dari alokasi anggaran sebesar 150 juta rupiah yang diberikan melalui dana operasional universitas untuk mendukung kelancaran acara. Selain itu, fasilitas fisik kampus, termasuk gedung aula, lapangan olahraga, dan ruang kelas, juga difungsikan sebagai venue untuk berbagai kegiatan festival.
Dampak dan Nilai Pembelajaran
Dengan diselenggarakannya Festival Kreativitas Kampus 2026, Universitas Muhammadiyah Kendari menciptakan ekosistem yang mendukung pengembangan soft skills dan hard skills mahasiswa di luar kelas formal. Para mahasiswa peserta kompetisi memiliki kesempatan untuk menguji kemampuan mereka, menerima feedback konstruktif, dan membangun jaringan dengan sesama mahasiswa dari program studi berbeda.
Wahyu Pratama, seorang mahasiswa Fakultas Teknik yang mengikuti kompetisi hackathon dengan proyek aplikasi mobile untuk manajemen limbah, mengatakan bahwa festival ini memberikan nilai pembelajaran yang signifikan bagi dirinya. “Selain berkesempatan bertemu dengan mentor dari industri, saya juga mendapatkan exposure terhadap ide-ide inovatif dari teman-teman kampus lainnya. Ini adalah momentum yang sangat berharga untuk mengembangkan diri,” ujar Wahyu.
Sementara itu, dari perspektif organisasi mahasiswa, festival ini menjadi medium yang efektif untuk meningkatkan engagement internal dan eksternal. Berbagai organisasi mahasiswa memanfaatkan acara ini untuk merekrut anggota baru, menampilkan program kerja mereka, dan membangun kolaborasi dengan organisasi lain.
Dewi Lestari, Ketua Organisasi Pers Mahasiswa (OPM) “Cendekia” Universitas Muhammadiyah Kendari, mengatakan bahwa partisipasi dalam festival ini telah memotivasi organisasinya untuk terus berinovasi dalam menghasilkan karya jurnalistik berkualitas. “Melalui booth kami di festival, kami dapat memperkenalkan program penerbitan media kampus kepada mahasiswa baru dan sekaligus mendiskusikan ide-ide konten baru dengan komunitas pembaca kami,” jelasnya.
Kolaborasi dengan Pihak Eksternal
Keberhasilan Festival Kreativitas Kampus 2026 juga didukung oleh kolaborasi dengan berbagai pihak eksternal, termasuk pemerintah daerah Kendari, perusahaan swasta, dan organisasi non-pemerintah. Sponsor utama dari sektor industri, seperti perusahaan teknologi lokal dan brand kecantikan, menyediakan hadiah dan dukungan finansial yang signifikan.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kendari, Drs. Suparno, M.Pd., hadir dalam acara pembukaan dan memberikan apresiasi terhadap peran Universitas Muhammadiyah Kendari dalam mengembangkan potensi pemuda dan generasi muda. “Kegiatan seperti ini sangat penting untuk membangun semangat kreativitas dan inovasi di kalangan mahasiswa. Kami juga melihat ini sebagai kontribusi nyata universitas terhadap pengembangan sumber daya manusia di Kota Kendari,” kata Drs. Suparno.
Tantangan dan Pembelajaran untuk Masa Depan
Meskipun penyelenggaraan Festival Kreativitas Kampus 2026 berjalan lancar secara keseluruhan, panitia tetap mengakui beberapa tantangan yang dihadapi, terutama dalam aspek koordinasi dengan berbagai organisasi yang memiliki agenda berbeda-beda. Ahmad Syaiful Bahri menyampaikan bahwa untuk festival mendatang, perlu ada peningkatan dalam sistem registrasi online dan manajemen data peserta yang lebih terstruktur.
“Pengalaman tahun ini mengajarkan kami pentingnya sistem informasi yang terintegrasikan. Kami akan mengembangkan platform digital khusus untuk memudahkan organisasi mahasiswa dalam melaporkan progress acara mereka secara real-time,” ujarnya.
Penutup dan Harapan ke Depan
Festival Kreativitas Kampus 2026 Universitas Muhammadiyah Kendari berhasil menjadi wadah apresiasi kreativitas mahasiswa yang komprehensif dan inklusif. Dengan melibatkan lebih dari 40 organisasi mahasiswa dan menghadirkan ragam kegiatan yang edukatif sekaligus menghibur, festival ini telah memperkuat ikatan solidaritas antar mahasiswa dan menunjukkan vitalitas kehidupan kampus.
Ke depannya, BEM dan Unit Event Kampus Universitas Muhammadiyah Kendari berkomitmen untuk terus mengembangkan dan menyempurnakan penyelenggaraan festival agar dapat menjadi acara tahunan yang ditonton tidak hanya oleh kalangan internal kampus, tetapi juga menjadi event yang diakui secara luas di tingkat kota bahkan provinsi.
Sebagaimana ditekankan oleh Muhammad Rizki Al-Farabi dalam penutupan festival pada Minggu sore, 20 April 2026, semangat kolaboratif dan inovasi yang ditampilkan oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari merupakan modal berharga untuk membangun masa depan yang lebih baik. “Festival ini adalah ekspresi nyata dari komitmen kami sebagai mahasiswa untuk terus belajar, berkembang, dan berkontribusi bagi masyarakat. Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kesuksesan acara ini,” tutup Rizki dengan antusiasme yang tinggi.